
Dunia semakin tua,
semakin tua dunia,
makin lama dunia semakin tua,
selama-lamanya dunia akan tua tanpa muda-muda,
dan dunia akan terus tua, lebih tua dari manusia.
Manusia pula leka,
semakin manusia leka,
makin lama manusia semakin leka,
selama-lamanya manusia akan leka tanpa sedar-sedar,
dan manusia akan terus leka, lebih leka dihanyut nafsu serakah.
Nafsu menjadi berdaulat,
semakin nafsu berdaulat,
makin lama nafsu semakin berdaulat,
selama-lamanya nafsu akan berdaulat tanpa segan-segan,
dan nafsu akan terus berdaulat, lebih berdaulat dari Melayu.
Melayu mudah lupa,
semakin Melayu lupa,
makin lama Melayu semakin lupa,
selama-lamanya Melayu akan lupa tanpa ingat-ingat,
dan Melayu akan terus lupa, dan itulah Melayu kita.
Kita pula hanya berdiam saja,
semakin kita berdiam saja,
makin lama kita semakin berdiam saja,
selama-lamanya kita akan berdiam saja tanpa suara-suara,
dan kita akan terus berdiam saja, lebih diam dari batu jalanan yang entah mana asalnya.
Inikah yang kita mahukan?
Dunia,Manusia,Nafsu serta Melayu yang entah dah kemana,
tiada makna, yang tinggal hanya semata-mata nama.
"aku selalu cuba menjadi yang terbaik, lebih baik dari yang terbaik"